Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 April 2014

Hidup Untuk Memilih ( Episode PILEG 2014)

Image
http://yadisaefulh.files.wordpress.com/2012/08/pilihan-2.jpg


Salah satu episode dalam hidup kita di dunia ini pasti akan menghadapi pilihan. Misal, pilihan untuk studi, mencari jodoh, mencari pekerjaan, dan yang paling urgen adalah pilihan untuk kebahagian hidup di dunia dan di akherat. 

Apa yang akan kita kerjakan hari ini juga merupakan pilihan yang pasti akan membawa dampak atau akan kita rasakan hasilnya nanti di lain waktu. Berbuat amal kebaikan dan membawa kemanfaatan bagi orang lain menjadi pilihan orang-orang yang hebat dan pasti akan sukses di kemudian hari. 

http://1.bp.blogspot.com/ayomemilih.png
Rabu, 9 April 2014....bagi warga negara Indonesia, juga merupakan hari pilihan, yaitu untuk memilih wakil rakyat yang akan membawa kemana Negara Indonesia ini akan di arahkan....apakah kepada Kemakmuran atau Keterpurukan. 

Apa dan siapa yang akan kita pilih pada Pileg 2014....merupakan bentuk tanggung jawab kita kepada diri kita, anak cucu kita, dan lingkungan tempat tinggal kita. Jangan Golput...Pilihlan caleg dan Partai yang kita tahu persis bagaimana kepribadian dan track record kesehariannya. 

Harga diri kita dan masa depan Indonesia jauuuuuh.....lebih berharga dari sekedar recehan senilai Rp. 20.000,- atau Rp. 50.000,- yang dibagikan oleh sebagian caleg yang ambisius untuk mendapatkan kursi. Masih banyak caleg dan partai yang punya visi misi untuk kebaikan Indonesia daripada sekedar mendapatkan jabatan dan kursi dewan.

 "Masa depan Kita, Anak-Anak dan Cucu-Cucu kita tergantung apa yang kita pilih". 

" AYO MEMILIH UNTUK INDONESIA Demi Kejayaan NUSANTARA "

Rabu, 29 Februari 2012

Hebatnya Tim Kreatif Film UPIN & IPIN

Artikel ini saya tulis karena terinspirasi setelah mendampingi quna (anak kami) melihat serial film upin & ipin yang disela-sela iklannya ada spot iklan film anak-anak "Tendangan Si Madun" dan "Fathiyah". 

Dari situ munculah renungan dan pemikiran saya, oh...ini rupanya salah satu hal yang menyebabkan Malaysia yang dulu di era 80-an banyak belajar dari kita, sekarang menjadi lebih maju dibandingkan Indonesia. Dari tayangan televisi anak-anak malaysia disuguhi film yang sangat edukatif dan memberikan pesan moral yang sangat tinggi sebagaimana yang dicontohkan dalam film upin & ipin. Sementara anak-anak indonesia dibombardir oleh film-film yang tidak logis, tidak sesuai dengan realita, skenario asal-asalan hanya mengedepankan unsur humor dan menampilkan artis terkenal (sebagaimana film "Tendangan Si Madun" dan "Fathiyah"). Syukurlah film upin & ipin sudah mulai ditayangkan di Indonesia, sehingga bisa sebagai alternatif tontonan yang baik bagi anak-anak kita.

Kembali lagi mengenai film upin & ipin......
Kalau saya lihat sepintas...mungkin film itu seperti biasa saja, sekedar sebagai film anak-anak yang memakai dialek melayu sehingga terkesan aneh dan lucu. Tapi ketika agak jeli mengamatinya....terbersit dalam pemikiran saya betapa hebatnya tim kreatif yang bekerja dibalik layar upin & ipin tersebut.

Apa hebatnya Film Upin & Ipin...?
  1. Selalu mengangkat tema berdasarkan kisah/cerita/pengalaman anak-anak sehari-hari. Cerita yang diangkat mengenai kehidupan sehari hari anak anak kampung itu seperti bermain, bersekolah, dan sebagainya. Kampung yang ditinggali upin dan ipin begitu sederhana, tak nampak kalau malaysia begitu maju dalam hal ekonomi. Namun penggambaran animasi dan bahasa yang digunakan benar benar membuat masyarakat indonesia merasa lucu. Dalam kisah tersebut selalu dimasukkan pesan moral dan unsur edukasinya yang dikemas dengan gaya bahasa dan skenario yang menarik sehingga membuat anak-anak bahkan orang tua (termasuk saya) sangat menyukai.
  2. Adanya karakter yang kuat dari masing-masing tokoh yang bermain. Tokoh utama dari cerita ini adalah Upin dan Ipin , dua bocah usia 5 tahunan yang hidup di sebuah desa di negara Malaysia, Upin adalah kakak dari ipin, dua bersaudara yang ditinggal mati oleh bapak ibunya. Mereka diasuh oleh neneknya yang dipanggil "opah" dan kakaknya "kak ros", suka sekali bermain, makan ayam goreng,dan menggoda kak ros. Upin dan ipin mempunyai banyak teman teman dalam kesehariannya. Jarjit singh adalah temannya yang keturunan india, suaranya kedengaran besar dan dikepalanya ada kuncup seperti yang dipakai pria india sehari hari yang saya ketahui dari film film.Jarjit sangat suka sekali membuat pantun namun teman teman nya tidak begitu tertarik dengan pantun yang dibuatnya. Mei mei adalah salah satu teman perempuan upin dan ipin. Dia adalah cewek keturunan China dengan ditandai dari mata nya yang sipit dan gaya bicaranya yang khas. Mei mei sangat cerdas dan selalu baik sama temannya yang lain. dia suka sekali menolong upin ,ipin, dan yang lainnya. Mail seketul 2 singgit, seorang anak yang mempunyai jiwa bisnis dalam dirinya. Dia suka sekali menjual apa saja kepada teman temannya , gaya bicaranya terlihat malas sekali tetapi dia pintar sekali berhitung. Kemudian ada si Ehsan si intan bayong, tukang makan yang bertubuh agak gendut dan berkaca mata, dia sangat takut dengan kucing, cita citanya dalah menjadi koki terkenal. Dia adalah anak seorang pengusaha sehingga dia begitu manja. Apapun yang dipunyai teman temannya pasti dia punya yang lebih bagus dan mewah. Fizi adalah saudara sepupu Ehsan, dia berkepala besar tetapi wajahnya nampak kecil dan bersuara seperti anak cewek, tetapi lucu juga kalau didengarkan. Fizi ini sepertinya hidupnya seperti upin dan ipin yaitu hidup dalam kesederhanaan tetapi dia sangat suka sekali menggoda ehsan. Atok Dalang seorang kakek yang sangat sayang sekali kepada anak anak, meskipun juga sering kesal sama sikap upin dan ipin. Ada juga Abang Sally seorang Banci yang tidak mempunyai pekerjaan tetap tapi dengan gayanya yang genit siap membantu siapa saja yang membutuhkan tenaganya.
  3. Mampu menggambarkan keragaman etnis dan membangkitkan semangat nasionalisme Malaysia. Tokoh utama yang bermain di Film Upin dan Ipin terdiri dari berbagi ras dan agama. Upin, Ipin, Ehsan, Mail, Fizi  digambarkan sebagai anak keturunan melayu asli dan beragama islam, Mei-Mei keturunan etnis China, dan ada Jarjit yang keturunan India yang non muslim. Tapi mereka semua sangat rukun dan tidak membeda-bedakan keturunan serta sangat bangga dengan Negara Malaysia.
Dan hebatnya lagi.....karena sering nonton film Upin & Ipin, Quna (anak kami) punya impian besok kalo udah gede pengen kuliah di Malaysia, katanya biar jadi temannya Upin & Ipin. Semoga cita-citamu tercapai nak...

Semoga animator dan insan perfilman di Indonesia mampu mencontoh bahkan membuat film yang lebih bagus dari Film Upin & Ipin
.

Selasa, 07 Februari 2012

Sungguh Kasihan Pelajar / Mahasiswa Indonesia

Masih terngiang ketika kuliah dulu, suatu ketika dosen senior (Profesor) peraih Phd Universitas ternama di Amerika bercerita....sungguh kasihan nasib pelajar/mahasiswa di Indonesia. Mereka harus belajar keras, menghafal teori, rumus, bahkan belajar melebihi jam belajar orang luar negeri. Anak-anak mulai SD, SMP, dan SMA meski belum akan menghadapi Ujian Nasional sudah dipaksa oleh orang tuanya untuk ikut les, seolah-olah keberhasilan mereka dimasa depan sangat ditentukan prestasi mereka di sekolah. 

Sementara menurut profesor yang kebetulan menjadi pembimbing tesis saya mengatakan...bahwa kuliah di Luar Negeri khususnya Amerika itu lebih mudah dan menyenangkan dibandingkan dengan kuliah di Indonesia. Dan hasilnya bisa kita lihat bahwa output pendidikan Indonesia kalah bersaing dibanding dengan output pendidikan Amerika. Kenapa bisa begitu...? Apa yang salah dengan pendidikan di Indonesia?




Kamis, 26 Januari 2012

Finlandia...Negara Kutub Dengan Pendidikan Terbaik Di Dunia

Produsen HP Nokia, barang yang hampir setiap hari ada disekitar kita. Itulah Finlandia.....sebuah negara skandinavia di Eropa Utara. Seperempat dari wilayah Finlandia terletak di dalam Lingkaran Laut Arktik (wilayah yang telah dekat dengan zona kutub utara dengan kondisi iklim yang sedikit menyamai iklim kutub), dan konsekuensinya Finlandia mengalami matahari tengah malam. Di titik paling utara Finlandia, matahari tidak terbenam selama 73 hari di waktu musim panas, dan tidak terbit untuk 51 hari dalam musim dingin....subhanallah.

Sebesar 25% kenaikan pendapatan nasional Finlandia disumbangkan oleh meningkatnya mutu pendidikan. Dari negeri agraris yang tak terkenal kini Finlandia maju di bidang teknologi. Produk HP Nokia misalnya merajai pasar HP dunia. Itulah keajaiban pendidikan Finlandia.
Sistem pendidikan Finlandia adalah yang terbaik di dunia. Peringkat 1 dunia ini diperoleh Finlandia berdasarkan hasil survei internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Tes tersebut dikenal dengan nama PISA (Programme for International Student Assesment) mengukur kemampuan siswa di bidang Sains, Membaca, dan juga Matematika. Ringkasnya, Finlandia berhasil membuat semua siswanya cerdas. Lantas apa kuncinya sehingga Finlandia menjadi No. 1 di pentas dunia?

Kunci Keberhasilan pendidikan Finlandia
  1. Anggaran pendidikan Finlandia memang sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara di Eropa.
  2. Finlandia tidaklah menggenjot siswanya dengan menambah jam-jam belajar, memberi beban PR tambahan, menerapkan disiplin tentara, atau memborbardir siswa dengan berbagai tes.
  3. Kualitas guru, Di Finlandia hanya ada guru-guru dengan kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru sendiri adalah profesi yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah fantastis. Lulusan sekolah menengah terbaik justru mendaftar untuk dapat masuk di fakultas pendidikan, persaingannya lebih ketat daripada masuk ke Fakultas Teknik bahkan Fakultas Kedokteran!
  4. Jika negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, Finlandia justru percaya bahwa ujian dan testing itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Terlalu banyak testing membuat kita cenderung mengajarkan kepada siswa untuk semata lolos dari ujian, ungkap seorang guru di Finlandia.
  5. Pada usia 18 tahun seorang siswa mengambil ujian untuk mengetahui kualifikasi mereka di perguruan tinggi, dan dua pertiga lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi.
  6. Siswa diajar untuk mengevaluasi dirinya sendiri, bahkan sejak Pra-TK, ini membantu siswa belajar bertanggungjawab atas pekerjaan mereka sendiri”, kata Sundstrom, kepala sekolah di SD Poikkilaakso, Finlandia.Siswa didorong untuk bekerja secara independen dengan berusaha mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan.
  7. Suasana sekolah sangat santai dan fleksibel. Adanya terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan, dan mengakibatkan suasana belajar menjadi tidak menyenangkan.Kelompok siswa yang lambat mendapat dukungan intensif. Hal ini juga yang membuat Finlandia sukses. 
  8. Berdasarkan penemuan PISA, pada sekolah-sekolah di Finlandia sangat kecil perbedaan antara siswa yang berprestasi baik dan yang buruk dan merupakan yang terbaik menurut OECD. Remedial tidaklah dianggap sebagai tanda kegagalan tapi sebagai kesempatan untuk memperbaiki. 
  9. Kalau mendapat PR siswa bahkan tidak perlu untuk menjawab dengan benar, yang penting mereka berusaha.Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka. Menurut mereka, jika kita mengatakan “Kamu salah” pada siswa, maka hal tersebut akan membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan menghambat mereka dalam belajar.  
  10. Setiap siswa diharapkan agar bangga terhadap dirinya masing-masing. Mereka hanya diminta membandingkan hasil mereka dengan nilai sebelumnya, dan tidak dengan siswa lainnya. Ranking hanya membuat guru memfokuskan diri pada segelintir siswa tertentu yang dianggap terbaik di kelasnya.
Tidak hanya itu....Kebijakan dan Program Pemerintah Finlandia juga sangat mendukung keberhasilan pendidikan.
  • Setiap kelahiran bayi di Finlandia, keluarganya akan diberi maternity package yang berisi 3 buku bacaan (untuk : ayah, ibu dan anak). Hal ini dilakukan karena masa Balita adalah tahap belajar awal yang paling berpengaruh secara dominant dalam perkembangan selanjutnya. 90% pertumbuhan otak manusia terjadi pada usia balita dan 85% brain paths berkembang sebelum anak berusia 7 tahun.
  • Kegemaran membaca sangat difasilitasi dan didorong. Dibanding Negara manapun di dunia, Finlandia menjadi Negara yang paling banyak menerbitkan buku anak-anak. Setiap anak wajib belajar bahasa Inggris serta wajib membaca satu buku setiap seminggu. Stasiun TV menyiarkan program-program yang berbahasa asing dengan teks terjemahan dalam bahasa Finish, sehingga anak-anakpun dituntut membaca ketika menonton TV.
Bagaimana dengan Indonesia....
  1. Kita masih asyik memborbardir siswa dengan sekian banyak tes (ulangan harian, ulangan blok, ulangan mid-semester, ulangan umum / kenaikan kelas, dan ujian nasional). Finlandia menganut kebijakan mengurangi tes jadi sesedikit mungkin. Tak ada ujian nasional sampai siswa yang menyelesaikan pendidikan SMA mengikuti matriculation examination untuk masuk PT.
  2. Kita masih getol menerapkan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) sehingga siswa yang gagal tes harus mengikuti tes remidial dan masih ada tinggal kelas. Sebaliknya, Finlandia menganut kebijakan automatic promotion, naik kelas otomatis. Guru siap membantu siswa yang tertinggal sehingga semua naik kelas.
  3. Kita masih berpikir bahwa PR amat penting untuk membiasakan siswa disiplin belajar. Bahkan, di sekolah tertentu, tiada hari tanpa PR. Sebaliknya, di Finlandia PR masih bisa ditolerir tapi maksimum hanya menyita waktu setengah jam waktu anak belajar di rumah.
  4. Kita masih pusing meningkatkan kualifikasi guru SD agar setara dengan S1, di Finlandia semua guru harus tamatan S2.
  5. Kita masih menerima calon guru yang lulus dengan nilai pas-pasan, sedangkan di Finlandia the best ten lulusan universitas yang diterima menjadi guru.
  6. Kita masih sibuk memaksa guru membuat silabus dan RPP mengikuti model dari Pusat dan memaksa guru memakai buku pelajaran BSE (Buku Sekolah Elektronik), di Finlandia para guru bebas memilih bentuk atau model persiapan mengajar dan memilih metode serta buku pelajaran sesuai dengan pertimbangannya.
  7. Hanya segelintir guru di tanah air yang membuat proses belajar-mengajar itu menyenangkan (learning is fun) melalui penerapan belajar aktif. Terbanyak guru masih getol mengajar satu arah dengan metode ceramah amat dominan. Sedangkan, di Finlandia terbanyak guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui implementasi belajar aktif dan para siswa belajar dalam kelompok-kelompok kecil. Motivasi intrinsik siswa adalah kata kunci keberhasilan dalam belajar.
  8. Di tanah air kita terseret arus mengkotak-kotakkan siswa dalam kelas reguler dan kelas anak pintar, kelas anak lamban berbahasa Indonesia dan kelas bilingual (bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar) dan membuat pengkastaan sekolah (sekolah berstandar nasional, sekolah nasional plus, sekolah berstandar internasional, sekolah negeri yang dianakemaskan dan sekolah swasta yang dianaktirikan). Sebaliknya di Finlandia, tidak ada pengkotakan siswa dan pengkastaan sekolah. Sekolah swasta mendapatkan besaran dana yang sama dengan sekolah negeri.
  9. Di Indonesia bahasa Inggris wajib diajarkan sejak kelas I SMP, di Finlandia bahasa Inggris mulai diajarkan dari kelas III SD. Alasan kebijakan ini adalah memenangkan persaingan ekonomi di Eropa, membuka kesempatan kerja lebih luas bagi lulusan, mengembangkan wawasan menghargai keanekaragaman kultural.
  10. Di Indonesia siswa-siswa kita ke sekolah sebanyak 220 hari dalam setahun (termasuk negara yang menerapkan jumlah hari belajar efektif dalam setahun yang tertinggi di dunia). Sebaliknya, siswa-siswa Finlandia ke sekolah hanya sebanyak 190 hari dalam satu tahun. Jumlah hari liburnya 30 hari lebih banyak daripada di Indonesia. Kita masih menganut pandangan bahwa semakin sering ke sekolah anak makin pintar, mereka malah berpandangan semakin banyak hari libur anak makin pintar.

Sumber:
  •  Wikipedia
  •  berita-terkini.infogue.com
  • sukabaca-baca.blogspot.com 
  • sbelen.wordpress.com 





Sabtu, 07 Januari 2012

Raport Pertama Quna


Sabtu, 07 Januari 2012 adalah hari yang kami tunggu selaku orang tua wali murid....karena pada hari ini untuk pertama kalinya kami akan menerima laporan hasil belajar Quna anak kami yang sekolah kelas 1 di SDIT Al-Uswah Magetan. 

Ranking 3...begitu kata ustadzah Titik wali kelas 1B SDIT Al-Uswah ketika menyerahkan raport Quna. Alhamdulillah...rasa syukur kami panjatkan kehadirat Allah swt, walaupun kalo disuruh belajar masih susah berkonsentrasi, namun dengan hasil seperti itu cukup membanggakan bagi kami. 

Selamat kepada teman-teman Quna yang memperoleh ranking 1 dan 2 (Mbak Bilqis dan Mbak Manda), kalian memang anak-anak yang cerdas dan sholih. Semoga Quna bisa bersaing dengan kalian...Amiin
 
 LAPORAN HASIL BELAJAR

Nama            :  Tattaquna Ghulam Winuyaka
No. Urut        :  20
No. Induk      :  110201

No
Mata Pelajaran
Nilai
KKM
1
Pend Agama
97
73
2
PKN
97
68
3
Bhs Indonesia
96
70
4
Matematika
98
70
5
IPA
99
70
6
IPS
98
70
7
Seni Budaya
83
70
8
Ketrampilan
84
70
9
Pend Jasmani
85
75
10
Bhs Arab
88
70
11
Bhs Inggris
97
70
12
Bhs Daerah
96
70
13
Tahfidz
97
75
14
Keislaman
93
70
15
Baca Tulis Al-Quran
90
70

JUMLAH
1.398



Yang lebih penting lagi bagi kami selaku orang tua adalah menjadikan anak kami (Quna) tidak hanya cerdas secara akademis (IQ) tetapi juga cerdas secara emosi (EQ) karena berdasar pengamatan kami bahwa keberhasilan seseorang disamping ditentukan oleh kecerdasan intelektualnya juga sangat ditentukan oleh kematangan pribadinya.

Jumat, 29 Juli 2011

SDIT Al-Uswah Sekolahnya Quna

Quna…begitulah panggilan untuk anakku yang belum punya adik sampai dengan saat ini. Mempunyai nama lengkap Tattaquna Ghulam Winuyaka, 10 Nopember 2011 nanti genap berumur 7 tahun.

Sebagai ayah kepala rumah tangga aku wajib untuk mencarikan pendidikan yang terbaik buat Quna sebagai bekal masa depannya agar kelak bisa mandiri, sholih dan cerdas secara akademis maupun moral, mental dan akhlaknya. Untungnya aku didampingi seorang istri (Hunun) yang cerdas, jeli, sangat care dan peduli dengan pendidikan, sehingga sangat mendukung dalam perkembangan pendidikan di rumah tangga kami. Dan bagi kami masalah menuntut ilmu adalah kebutuhan nomor satu baik itu ilmu dunia maupun ilmu agama, sebagaimana hadist Rasulullah yang artinya Barang siapa menghendaki kehidupan dunia (kekayaan) hendaklah dengan ilmu, barang siapa menghendaki kehidupan akherat hendaklah dengan ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya, maka hendaklah dengan ilmu”.

Setelah melakukan survey dan mengumpulkan berbagai informasi dari berbagai SD favorit ada di Magetan antara lain: SDIT Al-Uswah, SD Muhammadiyah, SD Islam Internasional (IIS), SDN Internasional, dan SDN Komplek, akhir keputusan setelah bermusyawarah dengan melibatkan istri dan anakku, pilihan jatuh pada SDIT Al-Uswah Magetan. Sekolah yang berada di bawah yayasan LP2AIT Magetan mengelola TKIT dan SDIT Al-Uswah. Dan TKIT Al-Uswah Pulalah yang telah mendidik Quna selama 4 tahun mulai dari kelas Batita, Playgroup, TK Kecil dan TK Besar.  

Kenapa SDIT Al-Uswah…?
Kalau melihat fasilitas sekolah yang berada di Jl. S. Parman tersebut kita sebagai orang tua yang akan menitipkan putra putri kita tentu merasa miris dan tidak tega….bagaimana tidak, sekolah swasta yang baru berusia ± 7 tahun tersebut, baru dalam tahap pengembangan dan pembangunan, sehingga ketika anak-anak sudah masuk sekolahpun masih banyak tumpukan material, bahan bangunan, dan debu dari pekerja yang masih menyelesaikan pembangunan. Akan tetapi kalau kita lihat dan perhatikan metode pembelajarannya, konsep pemahaman aqidah,  pembinaan moral dan akhlak kepada anak….maka akan kita lihat suasana yang sangat menyenangkan, berkat kesabaran dan pengabdian yang tulus dari ustad dan ustadzahnya (guru-gurunya), anak-anak menjadi dekat dengan mereka sehingga merasa senang, enjoy dan bahagia belajar bersama.

Senin, 11 Juli 2011…Aku antar anakku untuk pertama kali memasuki jenjang pendidikan Sekolah Dasar di SDIT Al-Uswah…ada raut muka senang dan bangga di wajah Quna bisa memasuki sekolah yang diinginkannya juga kami selaku orang tuanya…..semoga ilmu yang kaudapat dari sekolah ini bermanfaat bagimu nak…

Kangen Kuliah Lagi

Hari Rabu 20 Mei 2009, terkejut, kaget, antara percaya dan tidak....begitu melihat pengumuman di situs www.pusbindiklatren.bappenas.go.id, namaku tercantum sebagai salah satu mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi beasiswa Bappenas. Setelah melewati seleksi administrasi, Tes TPA, Tes TOEFL, akhirnya aku dinyatakan lulus sebagai calon mahasiswa pada Prodi Perencanaan Wilayah Magister Perencanaan Kota dan Daerah UGM. Tercapailah impianku untuk bisa melanjutkan kuliah S-2 meski harus menunggu 12 tahun semenjak menamatkan S-1.

Mulailah…Senin, 10 Agustus 2009 kutinggalkan untuk sementara rutinitas birokrasi, berpisah dengan istri dan anakku tercinta di Magetan untuk kembali berkutat dengan buku, tugas kuliah, hadir di kelas untuk bertemu dengan dosen….pokoknya awal-awal kuliah yang begitu indah dan mengesankan bertemu dengan teman-teman dari daerah lain dengan latar pendidikan dan pekerjaan yang berbeda-beda. Tiba saatnya menjelang akhir perkuliahan, ketika hari-hariku terasa padat dan disibukkan oleh tugas kuliah, presentasi tugas studio, sidang pratesis, dan tesis…sempat waktu itu rasanya seperti stress dan ampun-ampun nggak mau dan ogah kalau disuruh melanjutkan kuliah lagi, meskipun dengan beasiswa seumur hidup.

Singkat cerita setelah mengalami suka duka, senang sedih, akhirnya tepat 13 bulan yakni pada tanggal 28 Spetember 2010, aku dinyatakan lulus setelah menjalani sidang tesis selama 2 jam (15.30 – 17.30 WIB). Dan mengikuti prosesi wisuda pada tanggal 26 Januari 2011. Lega..senang..bahagia, mulai saat itu juga aku bisa berkumpul kembali dengan keluarga menjalani rutinitas sebagai PNS Pemkab Magetan.

Hari ini, ketika iseng buka situs pusbindiklatren ada pengumuman pendaftaran beasiswa S-2 dan S-3 untuk tahun 2012, ada sepercik api yang terpantik menggugah rasa rindu dan kangen dengan dunia akademis, pengen ketemu dosen dan teman-teman yang idealis, penuh optimisme dan semangat untuk maju, sangat berbeda dengan kalangan birokratis yang seringkali diwarnai aroma politis serta kurang memperhatikan efektifitas dan profesionalisme.

Akankah kerinduan ini akan menjadi kenyataan…?
I hope Allah SWT make it easy and give me a miracle….amiiin

MAHASISWA PRODI PERENCANAAN WILAYAH ANGKATAN – 6
MAGISTER PERENCANAAN KOTA & DAERAH UNIV. GADJAH MADA TH. 2009
NO
NAMA
INSTANSI
ASAL S-1
1
Abdul Gafar
Bappeda Kab. Bima NTB
 T. Elektro UGM
2
Abdul Haris Kurniawan
Bappeda Kab. Sambas
 Pertanian UNTAN
3
Dodi Fadli
Dinas PU Kota Padang
 T. Arsitektur  UGM
4
Dyah Trimuryanti
Dishut Prov. Jatim
 Kehutanan IPB
5
Elsa Vivia Rusdi
Bag. Humas Kota Metro
 HI UNPAR
6
Elsye Kusumawati
Distamben Prov Kalteng
 T. Perminyakan UPN Yk
7
Fajar Eri Setiawan
Dinas PU Kota Metro
 T. Sipil UNILA
8
Harry Wibowo
Dinas BPESDM Kab Kudus
 T. Sipil UNDIP
9
Intan Riyani
Disnak-ikan Kab. Purwakarta
 Peternakan UNPAD
10
Iva Nur Ilmi
Bappeda Kab. Penajam Pasut
 T. Planologi ITN Malang
11
Joko Waluyo
Dishubkominfo Kab. Magetan
 Ekonomi Pembg UNS
12
Khairunnas
Distan & Kelautan Kota Medan
 Ilmu Kelautan UNDIP
13
Krima Karmila
Dinas Infokmtel Kab. Kebumen
 Komunikasi Massa UNS
14
Kurnia Ramadhan
Distamben Prov. Kalbar
 T. Elektro UNTAN
15
Luluk Setyoko
Dishutbun Kab. Lampung Utara
 Kehutanan UNCEN
16
Ngurah Dwi Purnama P
Bag. Pertanahan Setda Gianyar
 T. Sipil ITS
17
R. Sufia Kurniati
Bappeda Kab. Sampang
 T. Sipil UMM
18
Rospita OP Situmorang
Dinas Pertan & Kebun Kab.Karo
Teknologi Pertanian USU
19
Rudy AS. Radjagukguk
Bappeda Kab. Tapanuli Utara
T. Sipil USU
20
Sasmita Siregar
Dishubkominfo Kab. Pasbar
Satra Inggris UNAND
21
Sri Nurnaeni
Ditjen Penataan Ruang PU
Planologi ITB
22
Wahyu Febriana Ningsih
Distan & Hut Kab. Kebumen
Kehutanan IPB
23
Willybordus W.Prananto
Dinas PU Kab. Cianjur
T. Geodesi UGM