Senin, 11 Juli 2011

Falsafah Pendidikan Anak

Dari Lingkungan Hidupnya Anak-anak Belajar…
(Dorothy Law Nolte)
.

Jika anak dibesarkan dengan celaan
Ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan
Ia belajar menentang
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan
Ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi
Ia belajar jadi penyabar
Jika anak dibesarkan dengan dorongan
Ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian
Ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan
Ia akan terbiasa berpendirian

Sebuah falsafah pendidikan berupa kata-kata bijak yang sangat menyentuh dan menyeruak masuk menembus dinding hatiku, membuka mata hatiku, menyibak pikiranku dan mengingatkanku untuk kembali flashback....merenung, berfikir, bertanya dalam hati, pola asuh dan cara mendidik anakku yang selama ini saya anggap sudah baik, tetapi ternyata hanya baik versi saya, tetapi tidak baik bagi perkembangan mental dan psikologis anak. Ketika anakku ngambek ketika disuruh mandi atau makan....saya justru marah dan kadang menganggap anak kita susah diatur, padahal anak kita pasti punya alasan kenapa dia tidak mau mandi atau makan, dan egoisnya saya...... adalah tidak mau tahu dan malas mendengarkan alasan mereka. Ketika anak kita belum bisa membaca dibandingkan dengan teman-teman sebayanya justru kita mengolok-olok dan menyalahkannya...alangkah jahat dan kejamnya saya sebagai orang tua. Bisa jadi anak kita lambat dalam membaca tetapi dia mahir dalam menggambar, cerdas dalam logika dsb. Itulah yang mungkin belum saya sadari selama ini bahwa setiap anak terlahir itu tidak mungkin sempurna, kalo dia punya kelemahan dalam suatu hal, pasti punya kelebihan di bidang lain....dan itulah pekerjaan rumah kita sebagai orang tua untuk menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak-anak kita.....

Terimakasih Mrs. Dorothy.......your inspiration has opened my heart


Kamis, 07 Juli 2011

Open Source Software ( OSS )

Sebagaimana Surat Edaran yang dikeluarkan Meteri Komunikasi dan Informatika Nomor: 05/SE/M.KOMINFO/10/2005 dan ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: SE/01/M.PAN/3/2009 tentang Pemanfaatan Perangkat Lunak Legal dan Open Source Software (OSS) di lingkungan instansi pemerintah, diharapkan kepada instansi pemerintah pusat dan daerah untuk:
1.    Segera melakukan migrasi menggunakan Free Open Source Software (FOSS) yang berlisensi bebas dan legal sebagai pengganti perangkat lunak yang berbayar.
2.    Diharapkan paling lambat tanggal 31 Desember 2011 seluruh instansi pemerintah sudah menerapkan penggunaan perangkat lunak legal.

Apa itu OSS…?
OSS (Open Source Software) adalah perangkat lunak yang dikembangkan dengan source code yang terbuka. OSS identik dengan Free Software. Free disini bukan berarti gratis, namun free disini berarti bebas. Definisi bebas ini dijabarkan ke dalam lima aktivitas, yaitu:
1. Kebebasan menjalankan program untuk keperluan apapun.
2. Kebebasan untuk mengakses source code program, sehingga dapat mengetahui cara kerja program.
3. Kebebasan untuk mengedarkan program.
4. Kebebasan untuk memperbaiki program.
5. Kebebasan untuk memperdagangkan (menjual) program baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kenapa Harus OSS…?
1.  Menghindari terganggunya pelayanan publik akibat pelanggaran Undang-Undang Nomor: 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.
2.  Negara Indonesia tidak ingin selalu menjadi negara dengan tingkat pembajakan perangkat lunak yang tinggi. Predikat yang buruk ini dapat merugikan Indonesia di berbagai bidang dalam kancah dunia internasional. Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Negara Riset dan Teknologi telah mencanangkan program IGOS (Indonesia Goes Open Source) sebagai gerakan memasyarakatkan penggunaan OSS. Penggunaan OSS dapat menekan biaya lisensi sehingga dapat mengurangi kesenjangan digital (digital divide) dengan negara-negara maju.

Keuntungan menggunakan OSS:
1. Legal : Open Source, dengan berbagai kelebihannya, merupakan software legal. Penggunaan software Open Source akan menyebabkan tingkat pembajakan software di Indonesia menjadi turun drastis.
2. Penghematan Anggaran : Software yang banyak dipakai untuk mengetik harganya adalah US$ 600. Dengan menggunakan solusi berbasis Open Source, maka dapat dilakukan penghematan Anggaran secara signifikan.
3. Keamanan : Software komputer proprietary (berbayar) memiliki kode program yang tertutup, pengguna tidak dapat mengetahui isi dari kode program tersebut termasuk apabila disisipkan dengan perintah-perintah tertentu yang membahayakan kemanan dan keselamatan data. Software Open Source bebas dari bahaya ini, karena bisa dilakukan audit terhadap kode programnya
4. Keamanan Sistem : Virus, spyware, trojan, dan berbagai masalah keamanan lainnya, sudah akrab dengan banyak pengguna komputer, satu buah lubang keamanan saja sudah cukup untuk menjadi jalan masuk penjahat. Masalahnya pada software proprietary/ tertutup, sangat sulit untuk dapat benar-benar yakin dengan keamanannya, karena kita tidak tahu apa yang ada di dalamnya. Selain itu, seringkali sangat sulit untuk mendapatkan solusinya

Beberapa Contoh Aplikasi OSS
Perangkat lunak OSS yang biasa digunakan dewasa ini secara umum terbagi atas beberapa kategori yaitu:
1. Aplikasi network dan internet
Berbagai aplikasi yang berhubungan dengan sistem network. Seperti mail server, web server, dan web browser. Aplikasi untuk menjelajah dunia internet yang umum misalnya Mozilla Firefox. Apache, Aplikasi web server yang digunakan hampir 58% di dunia.
2. Sistem Operasi
Sistem operasi yang berbasis OSS yang sangat populer adalah GNU/Linux. Linux ini terdiri dari bermacam-macam distro (distribution), seperti RedHat, Debian, Fedora Core, Ubuntu dsb.
3. Aplikasi Kantor
Aplikasi perangkat produktif untuk membantu dan menganalisa pekerjaan yang mencakup wordprocessor, spreadsheet, presentasi dan lain sebagainya. Contohnya OpenOffice, Abiword, dan sejenisnya.
4. Aplikasi Pendidikan
Aplikasi yang memilki fungsi pendidikan baik sebagai alat bantu pembelajaran matematik, Games Based Learning, dan sebagainya.
5. Aplikasi Hiburan dan Multimedia
Aplikasi yang memiliki fungsi entertainment, seperti Games. Aplikasi media digital seperti pemutar file mp3 (XMMS), pemutar cd/dvd (Xine, Totem), dsb.
6. Aplikasi spesifik lain:
-   Geographical Information Systems (GIS)
-   Compiler untuk bahasa pemrograman C, C++, Fortran, Objective C dan lainnya.
-   Graphical music notation
-   Database
-   Aplikasi pada embedded system